Nama : Ocha Mirfatu Dinie
Kelas : 3MA26
NPM : 10821732
Matkul : Produksi Animasi
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ANIMASI CONVENTIONAL DAN DIGITAL
Perkembangan
zaman yang semakin modern dan canggih, otomatis perkembangan Seni Animasi pun
ikut meningkat dan berkembang pesat. Perjalanan kartun dimulai pada awal abad
ke-20 dengan gambar-gambar bergerak yang muncul di layar perak. Walt Disney,
dengan karyanya yang ikonik seperti “Steamboat Willie” pada tahun 1928 yang
menampilkan karakter legendaris, Mickey Mouse, menjadi pionir dalam industri
ini. Kartun-kartun awal menggunakan teknik tangan menggambar frame demi frame
untuk menciptakan ilusi gerakan.
Animasi
konvensional, juga dikenal sebagai animasi cel, adalah salah satu bentuk tertua
dari animasi. Dalam animasi ini, setiap frame digambar secara manual oleh
artis. Teknologi ini melibatkan penggambaran gambar pada lembaran transparan
yang dikenal sebagai ‘cel’. Beberapa teknik animasi konvensional meliputi
yaitu Gambar Tepi, Animasi Stop Motion, dan Rotoscoping.
”Spirited Away” (2001): Film ini adalah contoh animasi conventional
yang diproduksi oleh Studio Ghibli.
Film ini
menggunakan teknik animasi 2D tradisional dan telah memenangkan banyak
penghargaan, termasuk Academy Award untuk Film Animasi Terbaik. Spirited Away
bercerita tentang Chihiro Ogino (Hiiragi), seorang gadis 10 tahun yang saat
pindah ke lingkungan baru, memasuki dunia Kami (cerita rakyat roh Shinto
Jepang).[8] Setelah orang tuanya diubah menjadi babi oleh penyihir Yubaba
(Natsuki), Chihiro mengambil pekerjaan di pemandian Yubaba untuk menemukan cara
membebaskan dirinya dan orang tuanya, dan kembali ke dunia manusia.
"SpongeBob SquarePants" Film ini juga termasuk
animasi conventional
Produksi film
animasi "SpongeBob SquarePants" melibatkan beberapa langkah, mulai
dari pembuatan konsep, pengembangan karakter, pembuatan animasi, hingga
pengembangan teknologi. Proses produksi film animasi 2D yang digunakan dalam
produksi "SpongeBob SquarePants" mencakup tahap pra-produksi,
produksi, dan pos-produksi.
Kelucuan-kelucuan
dalam cerita serial ini bersumber dari perilaku sehari-hari Spongebob yang
polos, optimis, selalu ceria, dan memiliki prasangka baik terhadap siapapun. Terkadang
perilaku ini membawa bencana, dimanfaatkan, atau terjadi salah paham kala
disatukan dengan sifat-sifat mahluk lain yang tinggal di Bikini Bottom.
Teknologi animasi
digital adalah proses menciptakan gambar bergerak yang dihasilkan oleh
komputer1. Ini melibatkan penggunaan perangkat lunak dan teknologi canggih
untuk membuat karakter, objek, dan latar belakang yang hidup dan bergerak
dalam dunia virtual.
Teknologi ini
merekam gerakan tubuh manusia secara real-time atau sebagai data untuk
diterapkan pada karakter animasi. Motion capture digunakan dalam industri
animasi, film, dan game untuk menciptakan animasi karakter yang realistis.
Contoh film yang menggunakan motion capture adalah ”The Hobbit”.
Bilbo dan para Kurcaci melihat dari Pegunungan Sunyi bagaimana naga Smaug
membuat Laketown terbakar, dan orang-orang yang melarikan diri. Bard The Bowman
berhasil keluar dari penjara, dan akhirnya membunuh Smaug dengan panah hitam
yang dibawa kepadanya oleh anaknya Bain. Tubuh Smaug jatuh meremukkan melarikan
diri Master of Laketown, yang melarikan diri dari Laketown dengan kapal yang
sarat dengan emas.
Motion Capture terus digunakan dalam film-film besar dan
video game. Contoh: Karakter Gollum dalam "The
Lord of the Rings"
Film dimulai
dengan kilas balik mengenai hobbit bernama Sméagol dan sepupunya Déagol yang
sedang memancing dan menemukan Cincin Utama didasar sungai. Pikiran keduanya
terperdaya untuk memperebutkan cincin itu, dan akhirnua Sméagol membunuh
Déagol. Sméagol kemudian melarikan diri ke Pegunungan Berkabut dan bersembunyi
disana selama ratusan tahun, usianya diperpanjang oleh Cincin Utama, tubuh dan
pikirannya mulai dikuasai oleh cincin tersebut.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar