Kamis, 18 April 2024

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ANIMASI CONVENTIONAL DAN GITIAL

Nama : Ocha Mirfatu Dinie

Kelas : 3MA26

NPM : 10821732

Matkul : Produksi Animasi

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI ANIMASI CONVENTIONAL DAN DIGITAL

Perkembangan zaman yang semakin modern dan canggih, otomatis perkembangan Seni Animasi pun ikut meningkat dan berkembang pesat. Perjalanan kartun dimulai pada awal abad ke-20 dengan gambar-gambar bergerak yang muncul di layar perak. Walt Disney, dengan karyanya yang ikonik seperti “Steamboat Willie” pada tahun 1928 yang menampilkan karakter legendaris, Mickey Mouse, menjadi pionir dalam industri ini. Kartun-kartun awal menggunakan teknik tangan menggambar frame demi frame untuk menciptakan ilusi gerakan.

Animasi konvensional, juga dikenal sebagai animasi cel, adalah salah satu bentuk tertua dari animasi. Dalam animasi ini, setiap frame digambar secara manual oleh artis. Teknologi ini melibatkan penggambaran gambar pada lembaran transparan yang dikenal sebagai ‘cel’. Beberapa teknik animasi konvensional meliputi yaitu Gambar Tepi, Animasi Stop Motion, dan Rotoscoping.

”Spirited Away” (2001): Film ini adalah contoh animasi conventional yang diproduksi oleh Studio Ghibli.


Film ini menggunakan teknik animasi 2D tradisional dan telah memenangkan banyak penghargaan, termasuk Academy Award untuk Film Animasi Terbaik. Spirited Away bercerita tentang Chihiro Ogino (Hiiragi), seorang gadis 10 tahun yang saat pindah ke lingkungan baru, memasuki dunia Kami (cerita rakyat roh Shinto Jepang).[8] Setelah orang tuanya diubah menjadi babi oleh penyihir Yubaba (Natsuki), Chihiro mengambil pekerjaan di pemandian Yubaba untuk menemukan cara membebaskan dirinya dan orang tuanya, dan kembali ke dunia manusia.

"SpongeBob SquarePants" Film ini juga termasuk animasi conventional


Produksi film animasi "SpongeBob SquarePants" melibatkan beberapa langkah, mulai dari pembuatan konsep, pengembangan karakter, pembuatan animasi, hingga pengembangan teknologi. Proses produksi film animasi 2D yang digunakan dalam produksi "SpongeBob SquarePants" mencakup tahap pra-produksi, produksi, dan pos-produksi.

Kelucuan-kelucuan dalam cerita serial ini bersumber dari perilaku sehari-hari Spongebob yang polos, optimis, selalu ceria, dan memiliki prasangka baik terhadap siapapun. Terkadang perilaku ini membawa bencana, dimanfaatkan, atau terjadi salah paham kala disatukan dengan sifat-sifat mahluk lain yang tinggal di Bikini Bottom.

Teknologi animasi digital adalah proses menciptakan gambar bergerak yang dihasilkan oleh komputer1. Ini melibatkan penggunaan perangkat lunak dan teknologi canggih untuk membuat karakter, objek, dan latar belakang yang hidup dan bergerak dalam dunia virtual.

Teknologi ini merekam gerakan tubuh manusia secara real-time atau sebagai data untuk diterapkan pada karakter animasi. Motion capture digunakan dalam industri animasi, film, dan game untuk menciptakan animasi karakter yang realistis. Contoh film yang menggunakan motion capture adalah ”The Hobbit”.


Bilbo dan para Kurcaci melihat dari Pegunungan Sunyi bagaimana naga Smaug membuat Laketown terbakar, dan orang-orang yang melarikan diri. Bard The Bowman berhasil keluar dari penjara, dan akhirnya membunuh Smaug dengan panah hitam yang dibawa kepadanya oleh anaknya Bain. Tubuh Smaug jatuh meremukkan melarikan diri Master of Laketown, yang melarikan diri dari Laketown dengan kapal yang sarat dengan emas. 

Motion Capture terus digunakan dalam film-film besar dan video game. Contoh: Karakter Gollum dalam "The Lord of the Rings"

Film dimulai dengan kilas balik mengenai hobbit bernama Sméagol dan sepupunya Déagol yang sedang memancing dan menemukan Cincin Utama didasar sungai. Pikiran keduanya terperdaya untuk memperebutkan cincin itu, dan akhirnua Sméagol membunuh Déagol. Sméagol kemudian melarikan diri ke Pegunungan Berkabut dan bersembunyi disana selama ratusan tahun, usianya diperpanjang oleh Cincin Utama, tubuh dan pikirannya mulai dikuasai oleh cincin tersebut.

Referensi :
https://idseducation.com/6-teknologi-terbaru-dalam-dunia-animasi/





Tidak ada komentar:

Posting Komentar